Home Lampung SelatanPC IMM Lamsel Soroti Maraknya Kasus Curanmor Jelang Pergantian Tahun

PC IMM Lamsel Soroti Maraknya Kasus Curanmor Jelang Pergantian Tahun

by Bustami
Spread the love

LAMSEL, PUBLICJOURNALNEWS.COM — Dalam perspektif kriminologi pencegahan (crime prevention), pencurian kendaraan bermotor (curanmor) merupakan jenis kejahatan yang sangat dipengaruhi oleh faktor kesempatan, lemahnya pengawasan, serta rendahnya tingkat kewaspadaan pada ruang dan waktu tertentu. Kejahatan ini memiliki pola musiman dan bersifat prediktif, sehingga seharusnya dapat ditekan melalui strategi pengamanan yang terencana, konsisten, dan berkelanjutan.

Berdasarkan pendekatan tersebut, Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Lampung Selatan menilai maraknya kasus curanmor yang hampir selalu meningkat menjelang akhir tahun bukanlah peristiwa kebetulan, melainkan akibat dari persoalan struktural yang belum ditangani secara tuntas dari tahun ke tahun.

Sekretaris Umum PC IMM Lampung Selatan, Muhammad Miftahussalam Mun’im, menyampaikan bahwa meningkatnya aktivitas dan mobilitas masyarakat menjelang pergantian tahun tidak diimbangi dengan penguatan langkah pencegahan yang memadai, sehingga membuka ruang terjadinya tindak kejahatan.

“Jika pola ini terus berulang setiap tahun, maka persoalannya bukan semata pada pelaku kejahatan, tetapi pada sistem pencegahan yang tidak pernah dievaluasi secara serius. Aparat seharusnya mampu membaca pola tersebut dan menyusun langkah antisipatif jauh sebelum kasus meningkat,” ujarnya.

PC IMM Lampung Selatan menilai bahwa selama ini penanganan curanmor masih cenderung bersifat reaktif, yakni bergerak setelah kejahatan terjadi. Padahal, dengan karakter kejahatan yang dapat diprediksi, kepolisian semestinya memperkuat patroli preventif, melakukan pemetaan wilayah rawan, serta meningkatkan pengamanan pada waktu-waktu yang berpotensi tinggi terjadinya tindak kriminal.

Selain itu, PC IMM Lampung Selatan juga menyoroti belum adanya perubahan pendekatan yang signifikan dalam pola pengamanan dari tahun ke tahun. Strategi yang diterapkan dinilai masih bersifat rutin dan situasional, tanpa pembaruan kebijakan yang mampu menjawab karakter kejahatan curanmor yang terus berulang. Kondisi ini menyebabkan upaya penanggulangan kejahatan belum memberikan dampak pencegahan yang optimal.

Di sisi lain, PC IMM Lampung Selatan mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keamanan kendaraan masing-masing. Warga diimbau menggunakan kunci pengaman tambahan, memarkir kendaraan di tempat yang aman, serta saling mengingatkan dan menjaga lingkungan sekitar. Kesadaran bersama tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan ketertiban yang aman dan tenteram.

Namun demikian, IMM menegaskan bahwa peran aktif masyarakat harus berjalan seiring dengan tanggung jawab aparat penegak hukum. Keamanan tidak dapat diwujudkan secara sepihak, melainkan melalui sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan bersama.

PC IMM Lampung Selatan berharap persoalan curanmor tidak lagi diperlakukan sebagai rutinitas tahunan, melainkan sebagai masalah serius yang memerlukan evaluasi menyeluruh serta perubahan pendekatan pengamanan, agar Lampung Selatan menjadi wilayah yang aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat. (*/Red)

Related Articles

Leave a Comment