LAMSEL, PUBLICJOURNALNEWS.COM– Kepedulian terhadap peninggalan bersejarah sekaligus kebersihan lingkungan ditunjukkan jajaran Polres Lampung Selatan melalui kegiatan kurve atau bakti sosial di kawasan eks Kantor Pos Lama Kalianda Bawah, Kecamatan Kalianda, Jumat (13/2/2025) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB tersebut melibatkan sinergi lintas unsur, yakni personel kepolisian, mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam Kabupaten Lampung Selatan, petugas Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lampung Selatan, serta partisipasi masyarakat sekitar.

Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada pembersihan fisik area bangunan lama, tetapi juga menjadi simbol kepedulian bersama terhadap pelestarian lingkungan dan nilai sejarah kawasan yang pernah menjadi pusat aktivitas pelayanan pos di wilayah Kabupaten Lampung Selatan tersebut.
Sejak pagi, tampak sejumlah personel Polri mengenakan kaos olahraga berwarna kuning turun langsung ke area sekitar bangunan lama. Mereka membersihkan rumput liar, mengumpulkan sampah organik dan anorganik, menyapu halaman, hingga mengangkut sampah ke tempat pembuangan. Aktivitas tersebut berlangsung penuh kebersamaan, menunjukkan kerja sama erat antara aparat kepolisian, mahasiswa, dan warga yang bergotong royong merapikan lingkungan bersejarah itu.

Setelah proses pembersihan selesai sekitar pukul 08.15 WIB, dilakukan pengecekan lokasi guna memastikan area telah tertata rapi, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.
Kapolres Lampung Selatan Toni Kasmiri menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri bersama masyarakat terhadap peninggalan yang memiliki nilai sejarah sekaligus potensi kawasan publik.
“Kegiatan ini merupakan upaya bersama menjaga warisan yang ada agar tetap terawat, bersih, dan dapat dimanfaatkan masyarakat secara positif. Kami ingin menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa lingkungan dan peninggalan sejarah adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui kegiatan gotong royong seperti ini diharapkan terbangun hubungan yang semakin erat antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya kawasan yang aman, sehat, dan berpotensi menjadi destinasi wisata lokal yang nyaman.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 08.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif, menandai komitmen bersama menjaga kebersihan sekaligus merawat jejak sejarah di Kalianda. (*/Red)
