LAMSEL, PUBLICJOURNALNEWS.COM –
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Yudi Suprayoga mengambil langkah gerak cepat untuk melihat langsung dan memberikan bantuan kepada korban bencana angin puting beliung yang melanda dua Desa di Kecamatan Ketapang, pada Selasa (3/3/2026).
Anggota legislatif dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan pihaknya berharap gerak cepat dari Pemerintah Daerah (Pemda) Lamsel maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung untuk membantu masyarakat yang menjadi korban angin puting beliung yang terjadi kemarin Senin (2/3) sekira pukul 13.00 wib tersebut.

Perlu diketahui, berdasarkan keterangan Edi warga Legundi, setidaknya ada 37 rumah warga Desa Legundi rusak, 6 unit diantaranya rusak berat, serta ada juga fasilitas umum yang terkena imbas angin puting beliung itu, yakni bangunan Balai Desa, PAUD, dan MI.
Sedangkan di Desa Tridharmayoga, berdasarkan keterangan pengurus pasar tradisional Tridharmayoga, Made Puspa Yanto mengatakan sebanyak 19 rumah warga yang terkena angin puting beliung, diantaranya 3 unit rusak parah termasuk ratusan lapak pasar tradisional Tridharmayoga terkena dampaknya.

Yudi menjelaskan, ratusan lapak dan puluhan rumah diperkirakan rusak dengan kategori ringan, sedang hingga berat akibat puting beliung ini.
“Jumlah pastinya saat ini ada 56 rumah yang terdampak angin puting beliung tersebut, dan 9 diantaranya kategori rusak berat termasuk pasar tradisional Tridharmayoga,” katanya.

Kebanyakan rumah di lokasi bencana tersebut, lanjut Yudi mengalami kerusakan di bagian atap. ” Banyak genting dan atap asbes beterbangan akibat disapu puting beliung kemaren,” paparnya politisi asal Daerah Pemilihan (Dapil) 3 yang meliputi Kecamatan Penengahan, Bakauheni, Ketapang dan Sragi ini kepada awak media.
Tak hanya menghancurkan rumah, puting beliung itu juga menumbangkan pohon yang menghantam rumah warga.

“Perlu ada gerak cepat dari semua unsur untuk membantu masyarakat terdampak, terlebih kehadiran Pemprov maupun Pemkab untuk membantu korban terdampak. Pemerintah harus hadir ditengah masyarakat yang membutuhkan.” Pungkasnya. (Red)
