LAMSEL, PUBLICJOURNALNEWS.COM –
Ratusan kios di Pasar Tridharmayoga, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan (LAMSEL), porak-poranda diterjang angin puting beliung, pada Senin (2/3/2026). Bencana tersebut juga merusak puluhan rumah warga serta sarana umum yang ada di Desa Tridharmayoga dan Desa Legundi.
Berdasarkan informasi dari warga sekitar, pusaran angin berukuran cukup besar terlihat muncul dari arah barat dan bergerak menuju kawasan permukiman padat penduduk hingga arah laut Legundi.
Warga panik saat angin kencang menerjang dalam waktu singkat. Puting beliung menghancurkan ratusan kios di pasar tradisional Tridharmayoga. Atap-atap kios terangkat dan beterbangan, sementara sebagian bangunan roboh rata dengan tanah. Selain itu, sejumlah pohon besar tumbang dan menimpa dua rumah warga.

Data hingga hari mencatat sedikitnya 56 rumah mengalami kerusakan, mulai dari ringan, sedang, hingga berat. Warga bergotong royong memperbaiki atap rumah yang rusak agar bisa segera ditempati kembali.
Sementara warga yang rumahnya rusak berat terpaksa mengungsi ke rumah kerabat. Para pedagang terdampak terancam kehilangan penghasilan karena seluruh kios tidak dapat digunakan.
Salah seorang pengurus pasar tradisional Tridharmayoga, Made Puspa Yanto mengatakan bahwa kejadian berlangsung sangat cepat dan membuat warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang.

“Kejadian kemarin sekitar jam satuan (13.00 wib, red) kejadian sangat cepat, dan inilah pasar kita sangat terdampak dari kejadian angin puting beliung tersebut,” kata Made Puspa di lokasi, pada Selasa (3/3/2026).
Masyarakat bersama aparat desa setempat bergerak cepat melakukan penanganan awal, membersihkan puing-puing sisa terjangan angin puting beliung.
Dirinya berharap, “harapan kami selaku pengurus pasar Tridharmayoga, Pemerintah Daerah (Peda, red) melalui Dinas-Dinas terkait bisa membantu perbaikan dan pembangunan pasar ini secepat-cepatnya supaya kegiatan jual beli disini dapat berjalan lagi lebih normal.” Tandasnya. (Red)
