LAMSEL, PUBLICJOURNALNEWS.COM –
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih adalah program pemerintah Presiden Prabowo Subianto untuk menghidupkan kembali koperasi di tingkat desa/kelurahan sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan, menargetkan 80.000 koperasi.
Koperasi tersebut yang akan berfungsi sebagai lembaga ekonomi berbasis komunitas, menyediakan layanan dasar seperti apotek, sembako, simpan pinjam, dan logistik, serta memberdayakan masyarakat desa agar mandiri secara ekonomi, mengurangi tengkulak, dan menciptakan lapangan kerja.

Program ini didukung pendanaan dari SAL APBN dan pinjaman Bank Himbara serta bertujuan untuk membangun ekonomi holistik dari desa ke kota.
Dengan tujuan utama, Pemberdayaan Ekonomi Desa: Mengubah pola pikir masyarakat dari penerima menjadi pelaku ekonomi, mengatasi kemiskinan, dan menahan urbanisasi. Kemandirian Ekonomi Rakyat: Memperkuat ekonomi dari akar rumput melalui gotong royong dan partisipasi bersama. Infrastruktur Ekonomi Desa: Menyediakan fasilitas seperti gudang pendingin, apotek, klinik, dan gerai sembako di setiap desa. Mendukung Program Pemerintah: Menjadi saluran langsung penyaluran bantuan dan pendukung program pertanian dan perikanan.

Salah satunya adalah Pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Klaten, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), dihari ke-24 ini sudah berprogres 19 persen. Pada Jum’at (19/12/2025).
Pengawas dari Koramil 421-03 Penengahan, Sertu Eko Haryanto mengungkapkan bahwa di Kecamatan Penengahan baru ada 3 Desa yang sudah mulai pengerjaan diantaranya, Desa Klaten, Pasuruan, dan Kampung Baru. Dan untuk Desa yang lain masih terkendala lahan.

“Progres baru 19 persen, ukuran bangunan gedung dengan 20×30 meter persegi dengan anggaran Rp. 1,1 Miliar.” ucapnya kepada jurnalis media ini.
Dalam pantauan juga, Kepala Desa Kelaten Toto seraca rutin melihat langsung pengerjaan proyek tersebut, guna memastikan pembangunan KDMP di Desanya berjalan dengan lancar. (Red)
