Home Tulang BawangPelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditembak Polisi

Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditembak Polisi

by Bustami
Spread the love

LAMPUNG, PUBLICJOURNALNEWS.COM – Pelarian AF (35), pria yang diduga membunuh satu keluarga di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, berakhir setelah polisi menembaknya di wilayah Purbolinggo, Lampung Timur. Pelaku pembunuh tiga orang itu ditembak karena disebut melawan petugas menggunakan senjata tajam saat hendak ditangkap pada Senin (5/10/2026).

Kasatreskrim Polres Tulang Bawang AKP Apfryyadi Pratama mengatakan, pelaku ditangkap kurang dari 12 jam setelah pembunuhan terjadi.

“Kurang dari 12 jam kami berhasil melakukan pengungkapan terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan terhadap satu keluarga yang terjadi tadi pagi di Banjar Margo, Tulang Bawang,” kata Apfryyadi saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung, Senin.

AF masi memiliki hubungan keluarga dengan ketiga korban yang dibunuhnya, yakni pasangan suami istri Rahmat (69) dan Hasanah (56), serta anak perempuan mereka DKP (14). Ia merupakan adik kandung dari Hasanah

Menurut Apfryyadi, setelah melakukan pembunuhan, pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor menuju Lampung Timur. Polisi kemudian memperoleh informasi mengenai keberadaan pelaku di wilayah Purbolinggo. Tim dari Satreskrim Polres Tulang Bawang yang dibackup Polres Lampung Timur dan Direktorat Intelkam Polda Lampung langsung melakukan penyisiran.

“Pelaku ini setelah dari melakukan pembunuhan, sempat melarikan diri menggunakan sepeda motor ke Lampung Timur. Kemudian tim kami mendapatkan informasi keberadaan pelaku di Purbolinggo, Lampung Timur,” ujarnya.

Saat polisi menemukan keberadaan pelaku, terjadi pengejaran. Petugas kemudian berupaya menghentikan pelaku saat akan ditangkap.

“Kita sempat kejar-kejaran, kemudian saat akan ditangkap, ia berusaha melawan setelah kami tembakkan peringatan, ia mencoba tetap melawan dengan sajam, sehingga kami lakukan tindakan tegas terukur,” kata Apfryyadi.

Pelaku kemudian dibawa ke RSUD Sukadana. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. “Jadi dari hasil kami melakukan upaya awal, kami bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Sukadana, pelaku dinyatakan meninggal dunia,” katanya. Jenazah pelaku selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk menjalani autopsi. (*/Red)

Related Articles

Leave a Comment