LAMSEL, PUBLICJOURNALNEWS.COM –
Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menggelar agenda Sekolah Kader Perubahan (SKP), yang diselenggarakan di Desa Bakti Rasa, Kecamatan Sragi, pada Minggu (28/6/2026).
Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Anggota Dewan Perwalian Rakyat Daerah (DPRD) fraksi PKB Provinsi Lampung Daerah Pemilihan (Dapil) II, H. Ahmad Basuki, M.Pd.I, Anggota DPRD Lamsel Hamdani dan Yudi Suprayoga, serta puluhan kader dari Kecamatan Sragi.

Anggota Legislatif dari Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Lamsel, Yudi Suprayoga mengungkapkan bahwa SKP tersebut adalah program pengkaderan strategis dari PKB yang dirancang secara berjenjang untuk mencetak generasi muda, pengurus, dan legislator agar menjadi pemimpin yang visioner, militan, berkarakter, serta memiliki keberpihakan penuh kepada rakyat.
“Inti mengenai program ini adalah dengan tujuan utama, menjaga ideologi partai, memastikan kelangsungan regenerasi kepemimpinan, dan membangun kapasitas kader dalam bidang politik, sosial, serta pengabdian masyarakat,” terangnya.

Target dari gita tersebut di dominasi oleh generasi muda (milenial dan Gen Z) serta para kader yang diproyeksikan menjadi penggerak perubahan di daerah maupun calon pemimpin masa depan.
“Materi pembelajarannya meliputi wawasan kebangsaan, penguatan ideologi partai, strategi politik berkeadaban, serta keterampilan berorganisasi dan advokasi masyarakat.” Tandasnya.

Ditempat yang sama, H. Ahmad Basuki, M.Pd.I, menegaskan, “hari ini PKB melaksanakan agenda kegiatan namanya Sekolah Kader Perubahan. Dimana Sekolah Kader Perubahan ini adalah salah satu bentuk pendidikan politik yang ada di kurikulum PKB, setiap anggota DPR minimal setahun dua kali melaksanakan untuk menata kader-kader supaya lebih militan dalam menjadi duta ataupun menjadi jubir partai ditingkat Desa maupun Kecamatan,” tuturnya.
“Sekolah Kader Perubahan ini adalah pembekalan politik, jadi harapannya kader-kader PKB bisa faham aturan, regulasi, kepemimpinan juga politik, sehingga kader-kader PKB walaupun dia bukan anggota DPR tetapi punya pengalaman untuk bisa mengadvokasi masyarakat, membantu masyarakat, seperti misalnya mengurus KTP, ngurus orang sakit, mengadvokasi orang-orang tidak mampu menjadi wasilah untuk menyambungkan dengan kader kader PKB yang ada di Eksekutif maupun yang di Legislatif,” imbuh Abas sapaan akrabnya.

Dirinya menargetkan di tahun 2028 bisa bergerak di seluruh Kecamatan, terutama yang ada di Kabupaten Lamsel.
“Ini adalah putaran terakhir untuk di tahun ini, ini titik keenam, memang di tahun 2026 ini kita mengagendakan di semua Dapil anggota DPR, dan mungkin kita di 2028 bisa bergeser ke Kecamatan-Kecamatan lain.” Pungkasnya. (Red)
