LAMSEL, PUBLICJOURNALNEWS.COM – Program Pemasangan KWH Listrik Gratis di Desa-Desa sangat membantu warga khususnya warga di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).
Namun ada hal yang membuat warga bertanya-tanya terhadap kriteria penerima bantuan tersebut. Pasalnya di Desa Kecapi, Kecamatan Kalianda, ada nama-nama penerima yang dirasa janggal oleh warga.
Sumber yang enggang namanya dipublikasikan mengatakan bahwa dari data penerima terdapat nama-nama yang tidak seharusnya menerima bantuan tersebut, misalnya dalam data tersebut terdapat nama yang diduga adalah keluarga Kades, kerabat Aparat Desa, bahkan Aparat Desa yang menggunakan nama keluarganya sebagai alibi agar bisa masuk sebagai penerima, padahal jelas-jelas masih ada masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan tersebut.
“Ada pemasangan KWH listrik gratis yang disinyalir sebagai penerima bantuan dan informasinya milik pejabat desa dan parahnya bukan dipasang dirumah, adalagi informasi dari warga bahwa penerima bantuan lain juga ada yang tidak namanya masuk sebagai penerima tapi KWH bantuannya ditumpangkan dirumah orang lain dan si penerima adalah orang mampu, ada lagi warga yang mampu secara ekonomi juga menerima dan alibinya menggunakan nama anaknya.” Terangnya.
Dirinya merasa sangat kecewa atas hal tersebut, bahkan ada warga yang sampai saat ini belum memiliki KWH namun justru tidak mendapat bantuan.
“Saya ini listrik masih numpang pak, tapi saya tidak dapat dan malah yang dapat orang yang mampu bahkan orang-orang dekat aparat yang dapat, mungkin karena saya tidak dekat dengan pak Kades,” Katanya dengan penuh rasa kecewa.
Jika ini benar, maka sangat disayangkan dan dimana keberpihakan Kades dan Aparat Desa terhadap masyarakat miskin?.
Warga juga berharap agar ini menjadi dan mendapatkan perhatian dari pihak-pihak yang memiliki kewenangan, serta program tersebut dapat dievaluasi agar bantuan bisa tepat sasaran.
“Harapan warga juga agar Bupati Lampung Selatan bisa memberi perhatian terhadap Kades dan Aparat Desa yang tidak berpihak pada rakyat kecil sesuai dengan spirit Bupati untuk membangun Lampung Selatan yang memperhatikan masyarakat kecil.” Tandasnya. (*/Red)
