LAMSEL, PUBLICJOURNALNEWS.COM – Kebakaran melanda lahan tempat penampungan barang rongsokan milik seorang warga bernama Tika di Dusun Muara Piluk, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Peristiwa tersebut sempat menggegerkan warga sekitar. Kobaran api disertai asap tebal membumbung tinggi dan menghanguskan area rongsokan hingga merembet ke rumah di lokasi tersebut.
Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dikerahkan untuk menjinakkan api. Tiga unit berasal dari Damkar ASDP dan dua unit lainnya dari Damkar Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media di lokasi kejadian, kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh orang yang belum diketahui identitasnya. Namun, penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan lebih lanjut.
Salah seorang warga yang tinggal berdekatan dengan lokasi kebakaran, Jafar, mengatakan api tiba-tiba membesar hingga menimbulkan asap tebal. Kondisi tersebut membuatnya khawatir kobaran api merembet ke rumah warga lainnya.
“Saya enggak tahu, api tiba-tiba membakar lahan tersebut dan asap tebal. Saya merasa sangat khawatir merembet ke rumah karena bertetangga dengan lokasi kebakaran,” ujar Jafar di lokasi kejadian.
Sementara itu, Babinsa Desa Bakauheni, Koptu Windu J.A., mengatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan instansi terkait dan petugas pemadam kebakaran untuk mempercepat proses pemadaman.
Bersama petugas Damkar dan masyarakat setempat, Babinsa turut membantu upaya pemadaman sekaligus mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
“Kami bersama warga sigap dan bergerak cepat berusaha memadamkan api. Karena lokasinya berada di pinggir Jalan Lintas Timur Sumatera, kami juga turut mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan,” ungkap Koptu Windu.
Di tempat yang sama, Kepala Desa Bakauheni, Sukirno, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah musim kemarau.
Menurutnya, Pemerintah Desa Bakauheni sebelumnya telah berulang kali menyampaikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat mengenai langkah pencegahan kebakaran.
“Kami dari Pemerintah Desa Bakauheni selalu mengimbau masyarakat, khususnya warga Desa Bakauheni, untuk selalu waspada dan berhati-hati terhadap potensi kebakaran demi keselamatan dan kenyamanan bersama,” tegas Sukirno.
Hingga berita ini ditulis, petugas pemadam kebakaran bersama unsur terkait dan warga masih berupaya melakukan pemadaman di lokasi kejadian.
Belum ada keterangan resmi mengenai total kerugian material maupun kemungkinan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. (*/Red)
