Home NasionalMahasiswa Administrasi Publik Angkatan 2024 UIMandiri Perdana Gelar KKL Jogja–Bandung

Mahasiswa Administrasi Publik Angkatan 2024 UIMandiri Perdana Gelar KKL Jogja–Bandung

by Bustami
Spread the love

YOGYAKARTA, PUBLICJOURNALNEWS.COM– Universitas Indonesia Mandiri (UIMandiri) melalui Program Studi Administrasi Publik Angkatan 2024 Semester IV resmi memulai kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Jogja–Bandung. Pada hari pertama, rombongan mahasiswa mengunjungi Sekolah Riset Satukata di Bedoyo, Wukirsari, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (3/8/2026).

Kegiatan ini menjadi tonggak penting bagi Program Studi Administrasi Publik UIMandiri dalam menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman lapangan. Melalui KKL, mahasiswa tidak hanya memperoleh teori di ruang kuliah, tetapi juga belajar memahami berbagai persoalan sosial secara langsung sebagai bekal menghadapi dunia penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat.

Ketua Program Studi Administrasi Publik UIMandiri, Tiyas Apriza, S.I.P., M.I.P mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen kampus untuk menjaga semangat akademik mahasiswa meskipun memasuki masa libur perkuliahan.

“Kuliah kerja lapangan ini merupakan ikhtiar kami agar mahasiswa tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga mampu melihat secara langsung dinamika sosial yang terjadi di tengah masyarakat. Ilmu sosial harus bergerak, hadir, dan dirasakan manfaatnya melalui pengalaman nyata,” ujar Tiyas.

Ia menjelaskan, dipilihnya Yogyakarta sebagai lokasi KKL bukan tanpa alasan. Kota yang dikenal sebagai Kota Pelajar dinilai memiliki ekosistem pendidikan, budaya, dan riset yang sangat mendukung proses pembelajaran mahasiswa.

Menurutnya, Sekolah Riset Satukata dipilih sebagai lokasi kunjungan karena memiliki pendekatan yang unik dalam membangun budaya penelitian serta memahami berbagai isu sosial yang berkembang di masyarakat.

“Mahasiswa Administrasi Publik harus memiliki kepekaan terhadap perubahan sosial. Perubahan itu harus dimulai dari lingkungan terdekat, baik di desa, tempat kerja, lingkungan kampus maupun masyarakat secara umum. Dari sinilah mereka belajar melihat persoalan, mengidentifikasi masalah, hingga mencari solusi berdasarkan pendekatan ilmiah,” jelasnya.

Tiyas berharap pengalaman selama KKL dapat memperkuat kemampuan mahasiswa dalam menyusun penelitian, khususnya ketika memasuki penyusunan tugas akhir atau skripsi pada semester berikutnya.

“Saya berharap kesempatan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya. Fokuslah belajar, catat setiap pengalaman, berdiskusi, dan serap sebanyak mungkin ilmu yang diperoleh. Pengalaman ini akan menjadi bekal penting dalam perjalanan akademik maupun saat terjun ke masyarakat,” pesannya.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Amin Tohari,M.A selaku Direktur Sekolah riset satu kata menyampaikan materi mengenai pentingnya membangun cara berpikir kritis dalam ilmu administrasi publik.

Menurutnya, penelitian bukan hanya sekadar mengamati suatu fenomena, tetapi juga memahami hubungan sebab-akibat secara ilmiah sehingga mampu melahirkan solusi yang dapat diterapkan bagi masyarakat.

“Mahasiswa harus mampu membangun cara berpikir yang kritis, memahami fenomena sosial secara mendalam, kemudian menghubungkannya dengan teori yang tepat sehingga menghasilkan pengetahuan baru yang bermanfaat,” ungkap Amin.

Ia juga mendorong mahasiswa untuk membangun karakter keilmuan Administrasi Publik UIMandiri yang memiliki ciri khas tersendiri.

“Kita ingin lulusan Administrasi Publik UIMandiri memiliki identitas keilmuan yang kuat, mampu berpikir kritis, inovatif, dan memiliki keberanian menghadirkan gagasan-gagasan baru bagi pembangunan masyarakat,” katanya.

Dalam paparannya, Amin turut menceritakan sejarah berdirinya Sekolah Riset Satu Kata, termasuk filosofi di balik nama “Satu Kata” yang lahir dari proses diskusi panjang para akademisi dan pegiat riset.

Menurutnya, makna “Satu Kata” bukan sekadar slogan, melainkan simbol semangat melahirkan gagasan baru, keberanian berpikir, serta terus menghadirkan perubahan positif melalui ilmu pengetahuan.

Kegiatan KKL ini diikuti oleh Kaprodi Tiyas Apriza, S.I.P., M.I.P., jajaran dosen, di antaranya Risma Pitriani Nuryana, S.I.P., M.I.P., Ence Sofyan,S.Sos.,M.A.P, M.Reza Andrea Putra,S.I.P.,MPA, serta puluhan mahasiswa Administrasi Publik Semester IV Angkatan 2024.

Selama pelaksanaan KKL di Yogyakarta hingga Bandung, mahasiswa dijadwalkan mengikuti berbagai agenda akademik, diskusi, observasi lapangan, serta kunjungan ke sejumlah institusi seperti Desa Anti Politik Uang (APU), Prambanan dan Universitas Yogyakarta sebagai bagian dari penguatan kompetensi akademik dan praktik administrasi publik.

Melalui kegiatan ini, Universitas Indonesia Mandiri berharap mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kemampuan berpikir kritis, serta siap menjadi agen perubahan dalam pembangunan bangsa. (*/Red)

Related Articles

Leave a Comment