LAMSEL, PUBLICJOURNALNEWS.COM –
Nahas, Emah mengalami luka tikam sebanyak 9 kali ketika memergoki pelaku pencurian di warung kelontong miliknya di Desa Way Muli Induk, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel.
Dari pengakuan kerabat korban, aksi pencurian yang dilakukan oleh terduga pelaku bernama David terjadi pada hari Kamis (30/6/2026), sekitar jam 01.00 WIB.
“Pelaku sering tidur di rumah sebelah lokasi kejadian bersama teman-temanya,” buka narasumber yang enggan namanya dipublikasikan.
Seolah sudah mempersiapkan aksinya, pelaku sempat terlebih dahulu membunuh 2 ekor anjing milik korban yang berada di warung kelontong.
Dan saat mengambil barang dagangan pelaku dipergoki korban dan pelaku yang kalap langsung mengambil pisau lalu menikam korban pada bagian kepala, tangan, dada, dan paha.
Saat memergoki pencurian, anak korban juga ikut menyaksikan sehingga Emah pasang badan melindungi anak gadisnya sehingga tidak menjadi korban penikaman.
“Setelah kejadian pelaku langsung melarikan diri,” sambung sumber.
Paska penikaman, keluarga dan warga setempat melarikan Emah ke RSUD dr Bob Bazar Kalianda untuk mendapatkan tindakan medis. Untungnya, Emah selamat.
Kabar baiknya, sekitar jam 14.00 WIB, warga berhasil membekuk pelaku Davit yang bersembunyi di daerah Desa Way Muli Timur, Kecamatan Rajabasa.
Warga yang kadung marah sempat menghadiahi salam olahraga ke pelaku meski akhirnya diselamatkan oleh Kades Way Muli Timur lalu diserahkan ke polisi.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kalianda Iptu Sulyadi membenarkan peristiwa penikaman yang dialami warga Desa Way Muli Induk, Emah.
“Iya, sementara ada penganiayaan. Korban di rumah sakit. Untuk motif nya belum diketahui korban belum bisa diperiksa,” Tandasnya. (*/Red)
