LAMPUNG, PUBLICJOURNALNEWS.COM –
Kecelakaan beruntun tiga kendaraan fuso box bermuatan barang, telan 2 (dua) orang meningal dunia, 1 (Satu) luka berat, dan 2 (dua) lainnya mengalami luka ringan dibagian kepala.
Dari informasi yang dihimpun media ini, kejadian kecelakaan tersebut terjadi sekira kurang lebih pukul 11.15 wib, tepat di tanggal 1 Suro, di Jalan Lintas Sumatra, Dusun Buring, Desa Sukabaru, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), pada Selasa (16/6/2026).

Seusai kejadian, sopir kendaraan bermuatan saos dengan plat Nomor Polisi (Nopol) BE 8082 AUE, Faisal Akbar mengatakan bahwa dirinya bersama kernetnya berangkat menuju arah Bandar Lampung dari Bakauheni.
“Kejadian nya, aku itu posisinya ke arah Bandar Lampung, tiba-tiba dari belakang disodok sama mobil lain itu ku lihat dari spion, gak ketahan aku,” ucapnya.

Dirinya menegaskan, kendaraan yang menyodok dari belakang adalah kendaraan dengan plat Nopol B 9668 JAR, diketahui bermuatan paket.
“Mau buang lurus takut, banyak motor dan mobil-mobil kecil, makanya aku buang kekiri. Begitu aku sudah masuk jurang, mobil si putih ini ternyata buang ke kanan pas posisi ada mobil gula itu, ngantem lah mereka berdua,” paparnya, di Puskesmas Rawat Inap Penengahan, Lampung Selatan.

Faisal Akbar yang berdomisili dari Kecamatan Rejomulyo, Kabupaten Tulang Bawang ini juga menerangkan bahwa setelah kendaraan bermuatan paket menabrak bagian belakang kendaraannya, kemudian banting kanan, sehingga adu banteng dengan kendaraan yang bermuatan gula bermerk Gunung Madu bernopol BE 8065 AUB yang menuju arah Bakauheni.
“Kalau aku gak buang kekiri positif korban banyak. Masalahnya motor dijalan raya banyak benar tadi.” Tandasnya.

Dari sumber lain, menyebutkan bahwa Sopir dan Kernet mobil bernopol B 9668 JAR meninggal dunia. Pengemudi kendaraan bernopol BE 8065 AUB mengalami luka berat sehingga dirujuk ke RSUD Bob Bazar, Kalianda.
Sedangkan Faisal Akbar dan Ade mengalami luka ringan, dan sedang dirawat di Puskesmas Rawat Inap Penengahan, Kabupaten Lamsel. (*/Red)
